Scroll untuk baca artikel
Berita

SPPG Al-Amin Sukosari Konsisten Sajikan Menu Bergizi, Kombinasi Lele Goreng hingga Jeruk Dukung Konsentrasi Siswa

×

SPPG Al-Amin Sukosari Konsisten Sajikan Menu Bergizi, Kombinasi Lele Goreng hingga Jeruk Dukung Konsentrasi Siswa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bondowoso, JEJAKPERISTIWA.CO.ID – Upaya pemenuhan gizi bagi pelajar terus diperkuat melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Al-Amin di Desa Kerang, Kecamatan Sukosari. Pada 1 April 2026, SPPG Al-Amin menghadirkan menu yang tidak hanya mengedepankan keseimbangan nutrisi, tetapi juga disesuaikan dengan selera anak-anak agar dapat dikonsumsi secara optimal.

Menu yang disajikan pada hari tersebut terdiri dari nasi putih sebagai sumber energi utama, lele goreng yang kaya protein hewani, perkedel kentang sebagai pelengkap karbohidrat, serta tumis sawi yang mengandung serat, vitamin, dan mineral penting. Tak ketinggalan, buah jeruk turut dibagikan sebagai sumber vitamin C yang bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh siswa.

Kombinasi menu ini dinilai mampu memenuhi kebutuhan gizi seimbang bagi anak-anak usia sekolah. Selain memberikan asupan energi, kandungan protein, vitamin, dan serat dalam menu tersebut juga berperan penting dalam mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif siswa.

READ
Dukung Ketahanan Pangan Polwan Polres Ngawi Didapuk Sebagai Polisi Wirotani

Kepala SPPG Al-Amin, Ferdi, menegaskan bahwa penyusunan menu dilakukan melalui perencanaan yang matang dengan mempertimbangkan kebutuhan nutrisi harian anak. “Kami memastikan setiap menu yang disajikan mengandung unsur gizi seimbang. Selain itu, kami juga memperhatikan variasi agar siswa tidak bosan dan tetap antusias saat menerima makanan,” ujarnya.

Menurutnya, pendekatan menu yang variatif dan ramah di lidah anak-anak menjadi kunci keberhasilan program MBG di lapangan. Lele goreng yang gurih, perkedel kentang yang lembut, serta tumis sawi yang segar menjadi kombinasi yang mudah diterima siswa. Ditambah dengan buah jeruk yang menyegarkan, menu tersebut dinilai mampu meningkatkan selera makan sekaligus memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Distribusi makanan dilakukan ke sejumlah sekolah di wilayah Desa Kerang Sukosari dengan sistem yang terjadwal. Setiap paket makanan dikirim dalam kondisi siap konsumsi agar tetap terjaga kualitasnya saat diterima siswa. Ketepatan waktu distribusi menjadi perhatian penting agar makanan tetap segar dan layak disantap.

READ
Wujudkan Wilayah Yang Sehat, Babinsa Koramil Grujugan Sinergi Dengan Bidan

Respons positif pun datang dari pihak sekolah dan para siswa. Sejumlah guru menyebut bahwa program MBG memberikan dampak nyata terhadap aktivitas belajar mengajar. Siswa yang mendapatkan asupan makanan bergizi secara rutin terlihat lebih berenergi dan fokus saat mengikuti pelajaran di kelas.

“Anak-anak terlihat lebih semangat. Mereka juga lebih konsentrasi saat belajar karena kebutuhan gizinya terpenuhi,” ungkap salah satu guru di wilayah Sukosari.

Selain itu, para siswa juga menyambut antusias menu yang disajikan. Hidangan seperti lele goreng dan perkedel kentang menjadi favorit karena rasanya yang familiar dan disukai. Kehadiran sayur tumis sawi dan buah jeruk juga membantu mengenalkan pola makan sehat kepada anak sejak dini.

READ
Satlantas Polres Bondowoso melaksanakan Operasi Patuh Semeru 2025 dengan Bagikan Besek Tape, Wujud Kepedulian pada Budaya Lokal

Program MBG sendiri merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah. Dengan memastikan asupan gizi yang cukup dan seimbang, diharapkan anak-anak dapat tumbuh sehat, aktif, serta memiliki daya pikir yang optimal dalam mendukung proses belajar.

SPPG Al-Amin terus berupaya menjaga konsistensi kualitas menu serta variasi hidangan yang disajikan setiap harinya. Evaluasi rutin juga dilakukan untuk memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Dengan menghadirkan menu seperti lele goreng, perkedel kentang, tumis sawi, dan buah jeruk, SPPG Al-Amin menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemenuhan gizi siswa secara berkelanjutan. Langkah ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas generasi muda di masa mendatang.(ky)