Scroll untuk baca artikel
Berita

Sentuhan Kemanusiaan, Sakera Bondowoso Antar Bayi Kembar yang Kehilangan Ibu Berobat ke RSUD

×

Sentuhan Kemanusiaan, Sakera Bondowoso Antar Bayi Kembar yang Kehilangan Ibu Berobat ke RSUD

Sebarkan artikel ini
Sakera Bondowoso melalui layanan Ambulans Sakera mendampingi bayi kembar yang kehilangan ibunya usai persalinan menjalani kontrol kesehatan di RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso, Selasa (21/7/2026). Pendampingan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen Sakera untuk memastikan kedua bayi tetap memperoleh pelayanan kesehatan dan perawatan yang optimal.
Example 468x60

Bondowoso, JEJAKPERISTIWA.CO.ID – Bayi kembar yang kehilangan ibunya setelah dilahirkan kembali menjalani kontrol kesehatan di RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso, Selasa (21/7/2026). Mereka diantar menggunakan Ambulans Sakera Bondowoso.

Ketua Sakera Bondowoso, Samsul Arifin, mengatakan pendampingan kepada kedua bayi itu akan terus dilakukan agar mereka tetap mendapat perawatan yang dibutuhkan.

“Hari ini kami mengantar bayi kembar kontrol ke RSUD Bondowoso. Ini bentuk kepedulian kami agar mereka tetap mendapatkan pemeriksaan dan perawatan yang layak,” kata Samsul.

READ
Teknologi Digital Memaksa Radio Harus Berinovasi dan Adaptif

Menurutnya, kedua bayi masih membutuhkan perhatian khusus. Karena itu, Sakera Bondowoso siap membantu setiap kali dibutuhkan, terutama untuk urusan kesehatan.

READ
Babinsa 0822 Turut Mendampingi Penyerahan Bantuan Perlengkapan Sekolah Bagi Siswa Kurang Mampu

“Kami ingin memastikan mereka tidak sendirian. Semoga kedua bayi ini tumbuh sehat dan kuat,” tambahnya.

Sebelumnya, kisah bayi kembar yang harus kehilangan sang ibu usai persalinan mengundang simpati banyak warga Bondowoso. Sejak itu, berbagai bantuan terus mengalir, termasuk pendampingan dari Sakera Bondowoso.

READ
Buruh Tani Ditemukan Tewas Membusuk di Gubuk Perkebunan Pekon Banjarejo Pringsewu

Perjalanan kontrol kesehatan hari ini berlangsung lancar. Kehadiran Ambulans Sakera Bondowoso menjadi bukti bahwa kepedulian dan semangat gotong royong masyarakat Bondowoso masih sangat kuat, menghadirkan harapan bagi dua bayi kecil yang memulai hidup tanpa kehadiran ibunya.