Scroll untuk baca artikel
Advertorial

Satpol PP Bondowoso dan Bea Cukai Jember Gelar Operasi Gabungan Berantas Rokok Ilegal

×

Satpol PP Bondowoso dan Bea Cukai Jember Gelar Operasi Gabungan Berantas Rokok Ilegal

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bondowoso, JEJAKPERISTIWA.CO.ID – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bondowoso bersama Bea Cukai Jember memulai operasi gabungan (Opgab) untuk memberantas peredaran rokok ilegal di wilayah Bondowoso. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai 11 hingga 15 Agustus 2025, dan diawali dengan apel pasukan di halaman kantor Satpol PP Bondowoso, Senin (11/8/25) pagi.

Apel dipimpin Kabid Trantrimas Satpol PP Bondowoso, Nanang Dwi, S.H., M.M., yang menegaskan bahwa operasi akan dilakukan secara humanis namun tetap mengutamakan efektivitas. Menurutnya, fokus penindakan tahun ini lebih besar dibandingkan sosialisasi.

“Kita tidak memberikan ruang bagi peredaran rokok ilegal di Bondowoso. Selain penindakan, yang terpenting adalah memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya rokok ilegal,” ujarnya.

READ
Jiwa Sosial Babinsa Kodim 0822 Bondowoso Patut Diacungi Jempol

Operasi diikuti oleh jajaran Satpol PP Bondowoso, termasuk Kasi Ops Ahmad Hambri, S.H., serta tim Bea Cukai Jember yang dipimpin Amir bersama staf, dengan total sekitar 10 personel. Pasukan dibagi menjadi dua regu dan langsung bergerak menuju titik sasaran di Kecamatan Tegalampel dan Kecamatan Tenggarang.

READ
Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 0822/13 Tlogosari Manfaatkan Pupuk Kandang

Hasil operasi pada hari pertama menunjukkan tidak ditemukan pelanggaran di kedua lokasi. Meski demikian, Satpol PP dan Bea Cukai akan terus melakukan pemantauan intensif di wilayah rawan peredaran rokok ilegal.

READ
Kucuran Anggaran DBHCHT di Disperta Bondowoso untuk Peningkatan Kualitas dan Sarpras Tembakau

Kasat Pol PP Bondowoso, Slamet Yantoko, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa kolaborasi dengan Bea Cukai akan terus diperkuat demi melindungi kepentingan negara dan masyarakat.

“Rokok ilegal tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan cukai, tetapi juga merusak persaingan usaha yang sehat. Kami berkomitmen menjaga Bondowoso bebas dari rokok ilegal demi kepentingan bersama,” tegasnya.(Dicky Dwi Cahyono/ADV)