Scroll untuk baca artikel
Berita

Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak, Nenek Siti Hatima Dapat Uluran Tangan SAKERA Bondowoso

×

Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak, Nenek Siti Hatima Dapat Uluran Tangan SAKERA Bondowoso

Sebarkan artikel ini
Foto: Wakil Ketua SAKERA Bondowoso, Wiryo Santoso, bersama jajaran pengurus berfoto bersama Nenek Siti Hatima di lokasi pembangunan rumah di Desa Silolembu, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, Selasa (28/7/2026). Melalui program SAKERA Bondowoso Peduli, organisasi tersebut menyalurkan bantuan sebagai bentuk kepedulian untuk membantu percepatan pembangunan rumah layak huni bagi lansia yang hidup sebatang kara tersebut.
Example 468x60

Bondowoso, JEJAKPERISTIWA.CO.ID – Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan kembali ditunjukkan SAKERA Bondowoso melalui aksi sosial membantu seorang lansia, Siti Hatima, warga Desa Silolembu RT 007/RW 002, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso.

Di usia senjanya, Nenek Siti Hatima harus menjalani hidup seorang diri di sebuah rumah yang jauh dari kata layak huni. Kondisi tersebut menggugah kepedulian warga sekitar hingga mereka berinisiatif menghibahkan sebidang tanah untuk dibangun menjadi rumah yang lebih layak.

Dengan semangat gotong royong, warga bahu-membahu membangun rumah sederhana agar Nenek Siti Hatima dapat menikmati tempat tinggal yang aman dan nyaman. Semangat kebersamaan itu kemudian mengundang perhatian SAKERA Bondowoso yang turut tergerak memberikan bantuan.

READ
Langkah Tegas Lord Habaib: Lapor Polisi, Siapkan Gugatan Perdata hingga Kawal ke Tingkat Nasional

Melalui program SAKERA Bondowoso Peduli, donasi diserahkan secara langsung oleh Wakil Ketua SAKERA Bondowoso bersama jajaran pengurus. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat penyelesaian pembangunan rumah sehingga segera dapat ditempati.

Wakil Ketua SAKERA Bondowoso, Wiryo Santoso, mengatakan bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk selalu hadir di tengah warga yang membutuhkan.

“Ketika kami mendengar kisah Nenek Siti Hatima yang hidup seorang diri di rumah yang tidak layak huni, hati kami benar-benar tergerak. Beliau adalah bagian dari masyarakat yang patut mendapatkan perhatian dan kepedulian bersama,” ujarnya. Selasa, 28/Juli/2026.

Menurut Wiryo, kehadiran SAKERA Bondowoso bukan semata memberikan bantuan, tetapi juga ingin menumbuhkan semangat saling peduli di tengah masyarakat.

READ
Patroli Malam Akhir Pekan, Polres Pringsewu Amankan Lima Unit Sepeda Motor Tanpa Dokumen

“Kami hadir bukan karena merasa memiliki kelebihan, tetapi karena ingin berbagi sesuai kemampuan. Semoga bantuan yang kami berikan dapat membantu mempercepat penyelesaian pembangunan rumah sehingga Nenek Siti Hatima segera memiliki tempat tinggal yang aman, nyaman, dan layak,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Desa Silolembu yang telah menunjukkan nilai-nilai gotong royong dengan menghibahkan tanah dan bergandengan tangan membangun rumah untuk Nenek Siti Hatima.

“Apa yang dilakukan warga merupakan contoh nyata bahwa kepedulian dan kebersamaan masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Semoga semangat seperti ini terus terjaga dan menginspirasi banyak pihak untuk saling membantu,” tuturnya.

READ
Video Joget Karyawan di Dapur MBG Bondowoso Viral, DPD LPRI Jatim Soroti Etika dan Profesionalitas

Wiryo menegaskan, SAKERA Bondowoso akan terus berupaya hadir melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap SAKERA tidak hanya dikenal sebagai sebuah organisasi, tetapi juga sebagai keluarga besar yang selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan uluran tangan. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, jika dilakukan dengan tulus, akan menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan,” pungkasnya.

Aksi sosial ini menjadi bukti bahwa kepedulian dan gotong royong masih menjadi kekuatan masyarakat Bondowoso. Melalui kolaborasi antara warga dan SAKERA Bondowoso, harapan untuk menghadirkan kehidupan yang lebih layak bagi Nenek Siti Hatima kini semakin dekat menjadi kenyataan.(ky)