Scroll untuk baca artikel
Advertorial

Bupati Bondowoso Tegaskan Sinkronisasi Jadi Kunci, Anggaran Terbatas Harus Tepat Sasaran

×

Bupati Bondowoso Tegaskan Sinkronisasi Jadi Kunci, Anggaran Terbatas Harus Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini
Foto Saat Wawancara Bupati Bondowoso Dr. H. Abd. Hamid Wahid, M.Ag.
Example 468x60

Bondowoso, JEJAKPERISTIWA.CO.ID — Bupati Bondowoso, Abd Hamid Wahid, menegaskan pentingnya sinkronisasi dan penentuan skala prioritas dalam perencanaan pembangunan daerah agar berjalan efektif dan tepat sasaran.

Menurutnya, forum perencanaan yang digelar tidak boleh dipandang sebagai agenda rutin tahunan semata, melainkan harus menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan berbagai usulan pembangunan dengan kapasitas anggaran yang tersedia. Ia mengakui, dari ratusan usulan yang masuk, tidak semuanya dapat direalisasikan secara maksimal.

“Forum ini bukan sekadar formalitas atau seremonial belaka, tetapi menjadi mesin untuk menyinkronkan, mengkristalisasi, dan menyemangati prioritas pembangunan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujar Bupati Abd Hamid Wahid saat diwawancarai, Senin (30/3/2026).

READ
Bukan Sekadar Balapan, Ini Bukti Pemkab Bondowoso Peduli Bakat Muda dan Sportivitas

Ia menjelaskan, keterbatasan anggaran menjadi faktor utama dalam menentukan program prioritas. Karena itu, pemerintah daerah dituntut lebih selektif dan cermat dalam menyusun skala prioritas agar pembangunan tetap berjalan optimal.

“Kalau kita berbicara dengan kemampuan anggaran, tentu persentase realisasi dari usulan akan lebih kecil. Itu hal yang wajar dan terjadi setiap tahun. Maka dari itu, kita harus menyusun skala prioritas, melakukan sinkronisasi, dan mengkristalisasi usulan-usulan tersebut agar selaras dengan visi, misi, serta prioritas pembangunan daerah,” jelasnya.

READ
Peringati HUT RI ke-80, Forkopimda Bondowoso Gelar Ziarah Nasional di TMP

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa arah pembangunan Bondowoso harus selaras dengan kebijakan pemerintah provinsi dan pusat, guna memastikan setiap program berjalan terintegrasi dan saling mendukung.

Selain itu, pendekatan partisipatif juga menjadi sorotan utama. Bupati menilai keterlibatan masyarakat merupakan elemen penting dalam menciptakan pembangunan berkelanjutan yang sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.

“Yang kita inginkan adalah pembangunan yang partisipatif, yang melibatkan masyarakat secara aktif. Kemudian prioritas yang ditetapkan harus kita sepakati bersama, sehingga kita memiliki satu cara pandang yang sama dalam melihat arah dan pelaksanaan pembangunan di Bondowoso,” tegasnya.

READ
Tutup Buku 2025, Primkop Kartika Jaya Kodim 0822 Bahas SHU dan Program Kerja Baru

Melalui forum perencanaan ini, diharapkan seluruh elemen—mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga pemangku kepentingan—dapat memperkuat sinergi demi mewujudkan pembangunan yang lebih terarah dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta kolaborasi lintas sektor. Upaya tersebut diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan sekaligus mempercepat terwujudnya daerah yang maju dan berdaya saing.(Dicky Dwi Cahyono)