Bondowoso, JEJAKPERISTIWA.CO.ID – Suasana penuh kebahagiaan mewarnai lingkungan MIN 2 Bondowoso di Desa Kerang, Kecamatan Sukosari, saat para siswa menerima penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Al-Amin. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemenuhan gizi anak sekolah sekaligus mendukung generasi yang sehat dan berkualitas.
Sejak pagi, para siswa tampak antusias menyambut kedatangan tim SPPG Al-Amin yang membawa paket makanan bergizi. Senyum dan keceriaan terpancar dari wajah anak-anak saat pembagian makanan dilakukan dengan tertib dan didampingi para guru.
Meskipun berlangsung di bulan suci Ramadhan, semangat para siswa tidak surut. Anak-anak terlihat gembira menerima paket makanan bergizi yang nantinya dapat dinikmati saat waktu berbuka puasa. Suasana sekolah pun terasa hangat dengan tawa dan canda para siswa yang menyambut kegiatan tersebut.
Kepala SPPG Al-Amin Desa Kerang, Ferdi, mengatakan bahwa penyaluran MBG di lingkungan sekolah merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.
“Bulan Ramadhan tidak mengurangi semangat anak-anak untuk belajar dan beraktivitas. Kami ingin memastikan mereka tetap mendapatkan dukungan gizi yang baik. Semoga program ini membawa manfaat dan menambah kebahagiaan bagi para siswa,” ujar Ferdi.
Ia menegaskan, SPPG Al-Amin berkomitmen menjalankan program tersebut secara konsisten agar manfaatnya bisa dirasakan oleh lebih banyak anak sekolah.
“Harapan kami, melalui program ini anak-anak tetap sehat, bersemangat dalam belajar, dan tumbuh menjadi generasi yang kuat serta berprestasi di masa depan,” tambahnya.
Pihak MIN 2 Bondowoso menyambut baik kegiatan tersebut. Para guru menilai program MBG sangat membantu mendukung kebutuhan gizi siswa serta menjadi bentuk perhatian nyata terhadap kesejahteraan anak-anak di lingkungan sekolah.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sendiri merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang difokuskan pada peningkatan gizi anak sekolah, pencegahan stunting, serta penguatan kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak usia dini.








