Scroll untuk baca artikel
BeritaTNI

Pentingnya Pencegahan Kenakalan Remaja Bulliying dan Narkoba di SMPN 2 Tapen Bondowoso

×

Pentingnya Pencegahan Kenakalan Remaja Bulliying dan Narkoba di SMPN 2 Tapen Bondowoso

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bondowoso, JEJAKPERISTIWA.CO.ID – Bersama Bamin Tuud Koramil /11 Tapen Serma Tri S dan Babinsa Desa Tapen Sertu Lolok Sugianto pada Selasa, 19 maret 2024 malaksanakan giat Sosialisasi pentingnya pencegahan Kriminalisasi Kenakalan Remaja, Bulliying dan Narkoba di SMPN 2 TAPEN Bondowoso.

Program ini bertujuan untuk membekali siswa dengan nilai-nilai positif serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menghormati dan menghargai sesama melalui pendidikan akhlak, tata krama, sopan santun serta budaya malu jika berbuat tercela.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Serma Try dan Sertu Lolok memberikan materi tentang tata Krama, sopan santun, budaya malu, Bullying, termasuk definisi, jenis, dan dampaknya terhadap korban.

READ
Kegiatan Operasi Gabungan Sat Pol PP Bondowoso Bersama Bea Cukai Jember

Dalam menyajikan materi, Bamin Tuud dan Babinsa 0822/11 Tapen tersebut juga mengajarkan cara mengenali tindakan bullying serta langkah-langkah yang dapat diambil untuk menghentikannya.

READ
7.566 Buruh Rokok Terima BLT DBHCHT 2025, Dinsos P3AKB Bondowoso Pastikan Tepat Sasaran

Materi yang disampaikan disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa -siswi SMPN 2 Tapen Bondowoso agar mereka dapat dengan mudah memahami konsep tersebut.

Ditempat terpisah, Danramil 0822/11Tapen Kapten inf Moeljanto menyatakan bahwa program sosialisasi ini merupakan upaya nyata TNI AD untuk mencegah kenakalan remaja dan bullying

READ
Sat Pol PP Bondowoso Gandeng Bea Cukai Jember, Gempur Rokok Ilegal

” Pendidikan karakter menjadi pondasi penting dalam membentuk sikap dan perilaku siswa sejak dini dengan melibatkan TNI maupun Polri dalam kegiatan tersebut. Diharapkan siswa siswi dapat lebih memahami dan menginternalisasi nilai-nilai positif yang dapat membantu mencegah kenakalan remaja dan kasus bullying,” pungkasnya.
(Dicky)