Scroll untuk baca artikel
Advertorial

Gerak Cepat Bupati Bondowoso Tangani Banjir Wonoboyo, Siapkan Solusi Permanen

×

Gerak Cepat Bupati Bondowoso Tangani Banjir Wonoboyo, Siapkan Solusi Permanen

Sebarkan artikel ini
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid meninjau langsung lokasi banjir di Desa Wonoboyo, memastikan penanganan darurat berjalan optimal sekaligus menyiapkan langkah mitigasi dan solusi permanen bagi wilayah terdampak.
Example 468x60

Bondowoso, JEJAKPERISTIWA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bondowoso menunjukkan respons cepat dalam menangani bencana banjir yang menerjang Desa Wonoboyo. Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, turun langsung ke lokasi guna memastikan langkah penanganan darurat berjalan efektif sekaligus menyiapkan strategi jangka panjang.

Dalam peninjauan tersebut, pemerintah daerah telah melakukan sejumlah upaya awal untuk menekan dampak kerusakan. Salah satunya melalui pemasangan bronjong yang difungsikan sebagai penahan sekaligus pengarah arus air agar tidak semakin meluas.

“Alhamdulillah, hari ini kami meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Wonoboyo. Saat ini sudah dilakukan penanganan sementara dengan pemasangan bronjong sebagai tangkis dan pengarah arus air,” katanya, Senin (13/4/2026).

READ
Sambut Ramadhan, Polres Pamekasan Berbagi Al-Qur’an untuk Ponpes dan Tempat Ibadah

Bupati juga mengungkapkan bahwa penanganan permanen akan dilakukan melalui koordinasi lintas wilayah. Hal ini mengingat lokasi terdampak berada di kawasan perbatasan antara Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Situbondo, sehingga membutuhkan sinergi antar pemerintah daerah.

Selain fokus pada pengendalian aliran air, kerusakan infrastruktur desa turut menjadi perhatian serius. Pemerintah akan melakukan penanganan teknis sementara, sembari menyusun perencanaan matang untuk pembangunan infrastruktur permanen, termasuk jembatan yang terdampak.

Upaya tanggap darurat juga menyasar sektor permukiman warga. Pemerintah daerah telah mulai menangani rumah-rumah yang terdampak banjir melalui berbagai skema bantuan.

READ
Jelang Ramadan 1447 H, Bupati Zukri dan Sultan Pelalawan X Ziarah Makam Sultan Pelalawan

“Ada sekitar 100 unit rumah terdampak yang telah dan sedang ditangani, termasuk melalui program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH),” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati menilai wilayah Wonoboyo memiliki tingkat kerawanan banjir yang cukup tinggi. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang tidak hanya reaktif, tetapi juga preventif dan berkelanjutan.

Ia menekankan pentingnya pembangunan sistem penanggulangan bencana yang terintegrasi, mencakup tahapan mitigasi, respons darurat, hingga pemulihan pascabencana.

READ
Disinggung Soal RSUD, Dan Pendidikan Paslon ALAF Berikan Data Yang Akurat Yang Sudah Berjalan

“Kita sedang mencoba membangun sistem penanganan kebencanaan yang terintegrasi. Meski dalam keterbatasan anggaran, saya minta BPBD dan dinas terkait untuk mulai memetakan langkah-langkah mitigasi secara menyeluruh,” tegasnya.

Dalam mendukung pembiayaan, Pemkab Bondowoso akan mengoptimalkan berbagai sumber anggaran, mulai dari APBD kabupaten, bantuan provinsi, hingga dukungan pemerintah pusat melalui APBN.

Dengan langkah terpadu tersebut, pemerintah berharap penanganan banjir di Desa Wonoboyo tidak hanya bersifat sementara, melainkan mampu menghadirkan solusi jangka panjang yang berdampak nyata bagi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. (Dicky Dwi Cahyono)