Scroll untuk baca artikel
Berita

ASPEK Jatim Deklarasikan Dukungan Kamtibmas dan Pertumbuhan Ekonomi

×

ASPEK Jatim Deklarasikan Dukungan Kamtibmas dan Pertumbuhan Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Ketua ASPEK Jawa Timur, Roni, bersama anggota pengrajin kulit saat menggelar deklarasi dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi dan pemeliharaan situasi kamtibmas yang aman serta kondusif di Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (24/5/2026).
Example 468x60

SIDOARJO, JEJAKPERISTIWA.CO.ID – Asosiasi Pengrajin Kulit (ASPEK) Jawa Timur menggelar deklarasi dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (24/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 09.30 WIB tersebut dihadiri sekitar 50 anggota ASPEK Jawa Timur dengan Ketua ASPEK Jawa Timur, Roni, sebagai penanggung jawab kegiatan. Deklarasi itu menjadi bentuk komitmen para pelaku usaha kerajinan kulit dalam mendukung kebijakan pemerintah, memperkuat sektor UMKM, serta menjaga stabilitas sosial demi keberlangsungan dunia usaha di Jawa Timur.

Acara diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan dan pembacaan doa bersama. Dalam sambutannya, Ketua ASPEK Jawa Timur, Roni, menegaskan bahwa sektor industri kerajinan kulit memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

READ
Kompolnas Pantau Kesiapan Pengamanan Pilkada 2024 di Riau

“Industri kerajinan kulit bukan hanya menjadi sumber penghasilan bagi para pengrajin, tetapi juga bagian dari identitas dan kebanggaan produk lokal Jawa Timur. Karena itu, keberlangsungan usaha ini harus dijaga bersama,” ujar Roni dalam sambutannya.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tidak akan berjalan maksimal tanpa situasi keamanan yang stabil dan kondusif. Lingkungan yang aman, damai, dan harmonis dinilai menjadi faktor penting agar para pelaku usaha dapat terus berproduksi, berinovasi, dan mengembangkan pasar.

Roni juga mengajak seluruh anggota ASPEK serta masyarakat luas untuk memperkuat solidaritas dan menjaga persatuan di tengah perkembangan informasi yang semakin cepat. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya maupun berita bohong yang berpotensi memicu konflik sosial.

READ
Kapolsek Sempol di ajak berdialog bersama warga Kaligedang di desa Kaligedang Kecamatan Ijen Bondowoso

“Kami mengajak seluruh anggota ASPEK Jawa Timur untuk tetap menjaga kekompakan, memperkuat kerukunan, serta terus meningkatkan kualitas dan daya saing produk kerajinan kulit lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” katanya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya dukungan terhadap kebijakan pemerintah yang berorientasi pada peningkatan pertumbuhan ekonomi dan penguatan sektor UMKM. Menurutnya, kolaborasi antara pelaku usaha, masyarakat, dan pemerintah menjadi kunci dalam menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Roni juga memimpin pembacaan pernyataan sikap ASPEK Jawa Timur. Dalam deklarasi itu, ASPEK menyatakan komitmennya untuk mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta mendukung kebijakan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi positif di Jawa Timur.

READ
Lantik 247 Bintara Remaja, Kapolda Jatim : Jadilah Penjaga Kehidupan dan Peradaban

“Kami siap mendukung situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Kami juga siap mendukung kebijakan pemerintah guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang positif,” tegas Roni saat membacakan deklarasi di hadapan peserta.

Deklarasi tersebut disambut antusias para anggota yang hadir. Mereka berharap industri kerajinan kulit Jawa Timur dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para pelaku UMKM di sektor industri kreatif.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen ASPEK Jawa Timur dalam menjaga stabilitas sosial serta memperkuat peran UMKM sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah.(ky)