Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Dua Pendaki Dilaporkan Hilang di Gunung Piramid Bondowoso, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Intensif

×

Dua Pendaki Dilaporkan Hilang di Gunung Piramid Bondowoso, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Intensif

Sebarkan artikel ini
Tim SAR gabungan melakukan pencarian intensif terhadap dua pendaki yang dilaporkan hilang di kawasan Gunung Piramid, Kecamatan Curahdami, Bondowoso. Operasi penyisiran dilakukan dengan mengerahkan berbagai unsur dan perlengkapan khusus mengingat medan pendakian yang sempit, curam, dan berisiko tinggi. Foto: Ilustrasi/Jejak Peristiwa.
Example 468x60

Bondowoso, JEJAKPERISTIWA.CO.ID – Operasi pencarian terhadap dua pendaki yang dilaporkan hilang di kawasan Gunung Piramid, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Kedua korban diduga tersesat saat menempuh jalur pendakian di gunung yang dikenal memiliki medan ekstrem tersebut.

Korban diketahui bernama Maliya Finda (51), warga Surabaya, dan Irfan Nasrul Laili (35), seorang pemandu lokal. Hingga Selasa (4/8), keduanya belum kembali dari pendakian sehingga memicu upaya pencarian secara besar-besaran.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengungkapkan bahwa laporan mengenai dugaan hilangnya dua pendaki tersebut diterima pada Selasa pagi sekitar pukul 07.00 WIB dari unsur Potensi SAR.

READ
"Suasana Haru dan Penuh Berkah di Balik Kurban Kodim 0822 Bondowoso, Ini Pesan Dandim!"

Sebelum laporan diterima, warga sekitar lebih dulu menaruh kecurigaan setelah menemukan sebuah sepeda motor Yamaha NMAX berwarna merah yang terparkir di area pendakian sejak Minggu (2/8) pagi tanpa diketahui pemiliknya. Temuan itu kemudian menjadi petunjuk awal yang mengarah pada dugaan adanya pendaki yang belum turun dari gunung.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, terdapat dugaan kedua pendaki mengalami salah jalur atau kehilangan orientasi saat melakukan navigasi di jalur pendakian Gunung Piramid,” ujar I Made Oka Astawa.

READ
Dandim 0822 Bondowoso Hadiri Penyaluran Bantuan Pangan Beras Dari Bulog Untuk Warga

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Jember diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 08.00 WIB untuk memimpin proses pencarian bersama berbagai unsur yang tergabung dalam operasi SAR.

Penyisiran melibatkan personel dari BPBD, TNI, Polri, Pemerintah Kecamatan Curahdami, PMI Kabupaten Bondowoso, Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI), serta sejumlah relawan yang telah berpengalaman dalam operasi penyelamatan di kawasan pegunungan.

Dalam pelaksanaannya, tim harus menghadapi tantangan medan Gunung Piramid yang dikenal memiliki jalur sempit dengan tebing curam di kedua sisinya. Kondisi tersebut menuntut setiap personel bekerja dengan tingkat kewaspadaan tinggi agar proses pencarian tetap berlangsung aman.

READ
Pemkot Serahkan Bantuan Motor bagi Polisi RW di Upacara Hari Jadi ke-665 Kota Probolinggo

Untuk mendukung operasi, seluruh personel dibekali perlengkapan jungle rescue, peralatan mountaineering, perangkat komunikasi, hingga perlengkapan medis guna mengantisipasi berbagai kemungkinan selama penyisiran berlangsung.

I Made Oka Astawa menegaskan seluruh potensi yang tersedia telah dikerahkan guna mempercepat proses pencarian. Meski demikian, faktor keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama mengingat medan yang berat dan berisiko tinggi.

“Kami mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada. Proses penyisiran dilakukan sesuai rencana operasi dengan tetap mengedepankan keselamatan seluruh personel di lapangan karena kondisi medan cukup ekstrem,” pungkasnya.