Scroll untuk baca artikel
Berita

SIBS Bondowoso Cetak Generasi Qur’ani, Wisuda Tahfidz Angkatan IV Penuh Haru dan Kebanggaan

×

SIBS Bondowoso Cetak Generasi Qur’ani, Wisuda Tahfidz Angkatan IV Penuh Haru dan Kebanggaan

Sebarkan artikel ini
Sebanyak 19 santri dan santriwati Syarif Internasional Boarding School mengikuti prosesi Haflah Wisuda Tahfidz Angkatan IV Tahun Ajaran 2025/2026 di Hall The Garden Riverside Bondowoso, Selasa (12/05/2026). Acara berlangsung khidmat dan penuh haru sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan para penghafal Al-Qur’an.
Example 468x60

Bondowoso, JEJAKPERISTIWA.CO.ID – Syarif Internasional Boarding School kembali menorehkan komitmennya dalam mencetak generasi penghafal Al-Qur’an melalui kegiatan Haflah Wisuda Tahfidz Angkatan IV Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di Hall The Garden Riverside Bondowoso, Selasa (12/05/2026). Mengusung tema “A Warm Graduation, Meaningful Memory”, acara berlangsung khidmat, hangat, dan penuh suasana haru.

Sebanyak 19 wisudawan dan wisudawati dari jenjang SD, SMP hingga SMA resmi diwisuda setelah berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dengan berbagai capaian. Dengan mengenakan busana wisuda bernuansa islami, para santri tampil penuh kebanggaan didampingi orang tua dan keluarga yang turut menyaksikan momen bersejarah tersebut.

SIBS yang didirikan oleh Ust. Syarif Hidayatullah dikenal sebagai lembaga pendidikan berbasis Al-Qur’an yang berfokus membentuk generasi Qur’ani berakhlak mulia, unggul dalam pendidikan, dan berwawasan global.

READ
Polsek Kota Bondowoso "Gercep" Evakuasi Pohon tumbang

Dalam sambutannya, Pengasuh SIBS, Syarif Hidayatullah menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya wisuda tahfidz tersebut. Ia menegaskan bahwa menghafal Al-Qur’an bukan hanya tentang capaian hafalan, tetapi juga bagaimana menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

“Menjadi penghafal Al-Qur’an adalah sebuah kemuliaan. Namun yang lebih penting adalah menjaga hafalan dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sementara itu, Pembina SIBS, Nurul Jamal Habaib turut memberikan apresiasi kepada seluruh wisudawan, wali santri, serta para ustadz dan ustadzah yang telah mendampingi proses pendidikan dengan penuh kesabaran dan keikhlasan.

“Di tengah perkembangan zaman dan tantangan moral yang semakin kompleks, hadirnya generasi penghafal Al-Qur’an menjadi harapan besar bagi bangsa dan agama. Anak-anak ini bukan hanya kebanggaan keluarga, tetapi juga aset umat yang kelak diharapkan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” tutur Gus Nurul Jamal Habaib.

Prosesi wisuda berlangsung penuh kekhusyukan dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an, penyematan medali wisuda, serta doa bersama yang membuat suasana aula terasa religius dan menyentuh hati.

Salah satu momen paling mengharukan terjadi ketika seorang wisudawan melakukan panggilan video dengan sang ibu yang sedang bekerja di luar negeri. Tangis haru pecah saat sang ibu menyaksikan langsung putranya menerima penghargaan wisuda tahfidz melalui layar ponsel. Suasana aula mendadak emosional, bahkan sejumlah wali santri dan tamu undangan tampak meneteskan air mata.

Wisuda Tahfidz Angkatan IV ini menjadi bukti nyata komitmen SIBS Bondowoso dalam membangun pendidikan berbasis Al-Qur’an sekaligus menanamkan nilai spiritual kepada generasi muda sejak dini. Dengan penuh harapan, para wisudawan dilepas untuk terus menjaga hafalan, memperkuat akhlak, dan membawa cahaya Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin para asatidz, memohon keberkahan ilmu, kemudahan dalam menjaga hafalan, serta masa depan terbaik bagi seluruh wisudawan dan keluarga. Suasana haru dan khusyuk mengakhiri rangkaian Haflah Wisuda Tahfidz Angkatan IV SIBS Bondowoso tahun ini.(ky)