Scroll untuk baca artikel
Berita

SPPG Al Amin Kerang Perkuat Standar Keselamatan, Gandeng Damkar Bondowoso Gelar Simulasi Kebakaran Serius dan Terukur

×

SPPG Al Amin Kerang Perkuat Standar Keselamatan, Gandeng Damkar Bondowoso Gelar Simulasi Kebakaran Serius dan Terukur

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bondowoso, JEJAKPERISTIWA.CO.ID – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Al-Amin Desa Kerang, Kecamatan Sukosari, Kabupaten Bondowoso, menggelar kegiatan sosialisasi dan simulasi pembelajaran inspeksi serta proteksi kebakaran bersama Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Bondowoso. 

Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat standar keselamatan dan mitigasi risiko di lingkungan pelayanan publik.

Kegiatan yang diikuti seluruh tenaga pengelola dan staf SPPG tersebut tidak sekadar seremonial. Tim Damkar Bondowoso memberikan materi teknis terkait potensi sumber kebakaran, sistem deteksi dini, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hingga prosedur evakuasi saat kondisi darurat.

READ
SMSI Bondowoso Kokohkan Sinergi dan Integritas Pers di Puncak HPN 2026

Ketua SPPG Al- Amin Kerang,Ferdi, menegaskan bahwa aspek keselamatan kerja menjadi prioritas utama, mengingat aktivitas produksi dan distribusi makanan memiliki potensi risiko, terutama yang berkaitan dengan penggunaan kompor, instalasi listrik, dan bahan mudah terbakar.

“Kami tidak ingin menunggu insiden terjadi. Pencegahan harus dimulai dari kesadaran dan keterampilan seluruh tim. Kegiatan ini penting agar seluruh petugas memahami prosedur inspeksi dan proteksi kebakaran secara benar,” ujarnya.

READ
Polres Bondowoso Gelar Patroli Skala Besar Jelang Natal dan Tahun Baru

Dalam sesi simulasi, peserta langsung mempraktikkan cara memadamkan api menggunakan APAR dan teknik penanganan kebakaran skala kecil. Tim Damkar juga melakukan inspeksi ringan terhadap titik-titik rawan di area dapur dan instalasi listrik, sekaligus memberikan rekomendasi perbaikan standar keamanan.

Perwakilan Damkar Bondowoso menyampaikan bahwa edukasi semacam ini sangat penting bagi lembaga pelayanan masyarakat. Menurutnya, banyak insiden kebakaran terjadi karena kelalaian kecil dan kurangnya pemahaman prosedur darurat.

“Kebakaran sering kali dipicu hal sederhana, seperti kabel terkelupas atau kelalaian mematikan kompor. Dengan pelatihan ini, kami berharap potensi risiko bisa ditekan sejak dini,” tegasnya.

READ
Pelaku UMKM Kota Probolinggo Sajikan Jajanan Tradisional di Semipro 2024

Kegiatan ini mendapat respons positif dari peserta yang mengaku lebih percaya diri menghadapi situasi darurat. SPPG Al- Amin Kerang berkomitmen menjadikan kegiatan keselamatan kerja sebagai agenda rutin, sekaligus bagian dari peningkatan kualitas pelayanan.

Langkah proaktif tersebut dinilai sebagai bentuk tanggung jawab institusi dalam menjamin keamanan lingkungan kerja dan keberlanjutan pelayanan pemenuhan gizi bagi masyarakat.