MOJOKERTO, JEJAKPERISTIWA.CO.ID – Ratusan anggota Ikatan Pedagang Pasar Malam Indonesia (IPPMI) Jawa Timur mendeklarasikan komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sebagai langkah mendukung terciptanya iklim usaha yang sehat, aman, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur.
Deklarasi tersebut berlangsung di Klurak Eco Park, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Selasa (30/6/2026), mulai pukul 09.30 hingga 11.00 WIB. Kegiatan diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri atas jajaran pengurus dan anggota IPPMI Jawa Timur.
Ketua IPPMI Jawa Timur, Subhan Abidin, menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan faktor utama dalam menjaga keberlangsungan aktivitas perdagangan, khususnya bagi para pelaku usaha pasar malam. Oleh karena itu, seluruh anggota diharapkan berperan aktif menciptakan lingkungan usaha yang tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, kepatuhan terhadap regulasi, menjaga kebersihan dan keamanan area usaha, serta membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah dan aparat menjadi langkah strategis untuk menciptakan iklim usaha yang sehat.
“Keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan fondasi utama bagi berkembangnya aktivitas perdagangan,” ujar Subhan dalam sambutannya.
Pada puncak acara, seluruh peserta membacakan deklarasi bersama yang berisi komitmen mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sekaligus menyatakan dukungan terhadap berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.
Tak hanya itu, IPPMI Jawa Timur juga menyatakan kesiapan untuk menyelesaikan setiap persoalan melalui dialog dan jalur damai, serta menolak segala bentuk tindakan yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan maupun aktivitas perekonomian.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sekaligus menjadi wujud nyata komitmen IPPMI Jawa Timur dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah serta seluruh pemangku kepentingan guna menciptakan iklim usaha yang semakin kondusif dan berdaya saing di Jawa Timur.







