Scroll untuk baca artikel
Berita

Pemkab Bondowoso Antisipasi Kelangkaan Gas Melon, Tahun 2025 Ajukan tambahan Kuota

×

Pemkab Bondowoso Antisipasi Kelangkaan Gas Melon, Tahun 2025 Ajukan tambahan Kuota

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BONDOWOSO, JEJAKPERISTIWA.CO.ID – Pemerintah Provinsi Jawa timur menaikan harga Gas Elpiji 3 kilogram yang rencanakan berlaku pada 15 januari 2025, melalui surat keputusan sebagaimana tertuang surat edaran (SE) Pj Gubernur Jawa Timur yang diterima oleh Pemerintah Kabupaten dan kota.

Surat Edaran Pj Gubernur Jawa Timur itu bernomor 100.3.3.1/801=KPTS/013/2024 tentang harga eceran tertinggi Liquefied Petroleum Gas tabung 3 kilogram di Provinsi Jawa Timur. Diterangkan harga eceran tertinggi (HET) naik menjadi Rp 18.000.

Mengantisipasi hal tersebut Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Kepala Bagian (Kabag ) Perekonomian Agung Hidayat telah mengajukan tambahan kuota kepada Pertamina sejak akhir Desember 2024 lalu.

READ
Pj Bupati Bondowoso Akan Merah Putihkan Kawah Wurung dan Akan Tasyakuran di Malam 17 Agustus, Ini Penyampaiannya Lebih Lanjut

“Kami telah mengetahui Pemerintah Provinsi akan menaikan gas elpiji 3 Kg sejak akhir tahun 2024 lalu, jadi langkah Pemkab Bondowoso ya mengajukan tambahan Kuota” ucapnya saat dikonfirmasi media ini, Rabu 15 Januari 2025.

READ
Menuju 80 Ribu Gerai Nasional, Dandim 0822 Bondowoso Pastikan Progres Koperasi Desa

Dirinya mengatakan Pemerintah Kabupaten Bondowoso telah mengajukan tambahan Kuota Gas Elpiji 3 Kg kepada Pertamina untuk tahun 2025 ini sebanyak 20 ribuan yang sebelumnya pada tahun 2024 lalu 18.000 Metrik Ton.

Iya juga menjelaskan di Kabupaten Bondowoso kebutuhan bulanan untuk Gas Elpiji 3 Kg itu mencapai 1.500 Metrik, di 10 Agen Gas Elpiji tersebar diseluruh kabupaten Bondowoso.

READ
Gubernur Jatim dan Bupati Situbondo Melepas Ratusan Peserta Mudik Gratis di Pelabuhan Jangkar

Kabag Perekonomian Agung Hidayat Pemkab Bondowoso juga telah berkomunikasi dengan para Distributor dan kios kios terkait kenaikan harga gas elpiji 3kg.

“Langkah Pemerintah Kabupaten Bondowoso ya komunikasi bersama Pengusaha distributor, kios kios hingga pengecer yang ada, Pemkab sudah mengajukan tambahan kuota di tahun ini” tutupnya.